Minggu, September 04, 2016

Mulai Sepi

Hari ke-?? Di Nihongo no Uchi.

Hawa sepi mulai terasa di tempat ini, Semenjak kemarin (Jumat sore) mendengar kabar salah seorang anggota penghuni *nihongo no uchi, hanya tinggal beberapa hari saja berada di tempat ini. Alasannya adalah karena bulan depan sekitar tanggal 9 adalah jadwal pemberangkatannya ke Negeri Sakura (Jepang). Seharusnya masih ada waktu sebulan dia berada disini. Akan tetapi, oleh karena minggu depan adalah Hari raya Idhul adha, maka kami (kecuali dia yg berbeda kepercayaan) semua penghuni nihonggo no uchi yang Muslim , akan pergi merayakan hari raya bersama keluarga masing2.

Apalagi sensei berkacamata belum balik dari karawang. Sangat tidak mungkin, dia mau bertahan tinggal sendirian ditempat ini. Maka, dia pun berencana pergi ke Bali, selanjutnya dari Bali bersama orang tuanya, pulang ke Lampung. Dan kembali ke nihonggo no uchi, Seminggu sebelum hari-H berangkat ke Jepang.

Saya sendiri masih ragu-ragu pulang atau tidak. Sebab, saya ingin berhemat. Beberapa kali dalam sebulan ini saya bolak-balik dan itu tidak sedikit ongkos yang saya keluarkan. Saya tidak berniat dibiayai orang tua. Maka saya harus bijak menggunakan sisa gaji saya sewaktu bekerja.

Pagi ini, telepon dari mama bikin galau lagi. Saya disuruh pulang segera untuk membantunya bikin kue lebaran.
OK. Kemungkinan besar saya akan pulang juga.
Dan untuk menangani penipisan uang saku, saya berminat untuk kerja paruh waktu.
Ganbatte Kudasai !

*Nihongo no uchi = sebutan saya untuk tempat kursus yg menjadi tempat tinggal skrg ini.

Jumat, September 02, 2016

Kotoba o Shiken (Ujian Kosa Kata)

Hari ini saya ada ujian kosakata dari BAB 1 s/d BAB 10. Pukul 10.00 a.m, seharusnya ujian sudah dimulai. Tapi masih terkendala karena soal belum diprint. Alasan Belum diprint karena Sensei penjaga komputer belum datang. Sebab kata senseiku komputer memiliki password. Mendengarnya saya justru bersyukur. Sementara sensei berkacamata yang juga tahu password komputer, sedang menghadiri pertemuan di Karawang. Jadi mau tidak mau harus menunggu datangnya sensei penjaga komputer.

Ini pertama kali nya saya berharap semoga sensei yang kehadirannya antara ada dan tiada itu, hari ini tidak datang. Kalaupun datang, saya berharap datangnya pada pukul. 05.00 p.m
Hehehe maaf ^_^v
dikarenakan sekarang ini kosakata yang bejibun itu belum sepenuhnya saya kuasai.

Tapi,....
Apa daya harapanku tak menjadi kenyataan. Sebab disaat saya mengetik isi blog ini, sensei penjaga komputer ternyata baru saja datang. hari ini datang lebih cepat dari kemarin. Padahal perkiraan saya, datangnya paling cepat yah setelah Ibadah shalat Jumat...

Hiks, tak apalah. Diriku harus siap menghadapi segala bentuk ujian di kehidupan ini. Bismillah.
Ganbatte!

Kamis, September 01, 2016

Watashi wa koko ni , nan nichi imasuka ?

Saya bertanya-tanya, kenapa saya bisa sampai ke tempat ini. Tempat yang tidak pernah terlintas di pikiran saya.
Kehadiran saya di tempat ini, entah berapa lama, sampai kapan dan bagaimana akhirnya.

Yang saya ingat bahwa pada akhir bulan maret 2016, saya datang membawa berkas pendaftaran ke tempat ini dengan ketidaktahuan dimana dan bagaimana kondisi real tempat ini, karena kompleks ini tak pernah sy kunjungi selama jadi mahasiswa dulu.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya di Tanggal 25 Juli 2016 , saya kembali datang ke tempat ini dengan sedikit permasalahan kesasar kesana kemari, karena saya datang dengan berjalan  kaki dan tanpa sengaja saya salah masuk blok. Jadilah saya nyasar selama berjam2 di dalam kompleks yang seperti labirin ini.

Saya datang untuk mengkonfirmasi bahwa saya ingin memulai belajar. Tanggal 26 Juli 2016 menjadi hari pertama saya tinggal di tempat ini.

Selama saya berada di sini, banyak hal baru yang saya dapatkan. Salah satunya tinggal bersama seatap dengan kaum adam. Parahnya kamar saya bersebelahan dengan kamar para kaum adam.

Teringat kembali pertanyaan salah seorang sensei (yg ternyata manajer) di tempat ini, waktu itu tgl 25 sebelum saya tinggal. Sensei itu bertanya ( kira-kira seperti ini ) : "Boleh sih tinggal disini, Tapi apa tidak masalah kalo kamarnya gabung di wilayah cowok ?"

Saat itu otakku bekerja keras untuk berpikir, tapi blm selesai berpikir spontan saja saya menjawab : "Iya, tidak masalah. Yang penting disini ada cewek lain yang tinggal kan"
Padahal, jawaban hatiku saat itu mengatakan : "Pertanyaan apa ini?! Ya masalah lah, kamar saya bersebelahan dengan kamar para cowok ????????????? HAAA Kacaunya".

Apa daya, terpaksalah saya terima daripada saya ngekost diluar, banyak biaya. Tinggal disini bisa lebih hemat. Yang penting smg saya bisa menjaga diri dan Innallaha ma'ana. Dan saya berkeyakinan bahwa individu-individu penghuni disini adalah orang baik-baik dan berpendidikan. Just Positif thinking.

Hingga hari ini, Alhamdulillah saya masih disini dalam keadaan baik-baik saja. Perlahan saya mulai mengenal dan memahami karakter tiap individu anggota tempat ini.

Saya pernah izin dari tanggal 3 Agustus - 13 Agustus 2016 untuk menyumbangkan tenaga untuk acara manasik haji seorang keluarga. Dan tgl 19-21 Agustus mendadak disuruh pulang untuk menyelesaikan sesuatu yang sangat sakral.

Dari tanggal 26 Juli 2016, sudah berapa harikah saya berada disini ? :)

Rabu, Agustus 31, 2016

Minggu, Agustus 28, 2016

Siaran Radio

Haa, iya juga ya. Kenapa baru kepikiran sekarang...
Baru ngeh, Skrg kan saya berada di Wilayah yang bisa nangkap siaran Iradio Network, siaran favorit saya jaman anak kos2an.

Sudah hampir sebulan saya berada di wilayah ini, sadarnya baru sekarang. Loading deh, baka hito. Hahaha.

Ye, Sy bisa sering2 dengarin siaran Radio lagi nih... ^_^

#Lebay!

Experimen Dapur By Me

This is Holiday alias liburan...
Sy bosan tidak ada kerjaan, bosan di kamar terus, bosan tidur. Daripada bosan ayok kita bereksperimen di dapur.
Untungnya alat dan bahannya sudah sy sediakan.

Hari ini Sy akan mencoba membuat puding cokelat lapis crispy, dan karena eksperimen saya berhasil, sy bersedia berbagi resep, kali aja ada yg mau nyoba. nih bahan2 nya :
-3 bungkus agar2 swallow (warna cokelat)
- 2 butir telur
- air
- cokelat bubuk
- 1kaleng susu
- biskuit crispy

Panaskan air hingga mendidih, masukkan Agar2, aduk hingga tercampur rata. Tuangkan susu, telur, cokelat bubuk. Dan aduk hingga tercampur rata.

matikan atau kurangi nyala api, tuangkan adonan untuk lapisan pertama ke dalam cetakan, letakkan biskuit crispy di atasnya. Tunggu 10-15 menit hingga puding lapisan pertama, agak mengeras. Lalu tuangkan lagi adonan untuk lapisan kedua diatas lapisan pertama tadi, begitu seterusnya hingga adonan telah habis. Lalu masukkan me dalam lemari pendingin. Selamat mencoba.

🍰🍰🍰
Bisa jg tambahi hiasan di atasnya sesuai selera. Karena di kulkas adanya keju, jadi sy beri hiasan susu dan keju. Seperti pada gambar.

Ternyata cuma dikerjai.

Untuk kasus yg kemarin ternyata hanya 1 busur yg benar. Busur yg satunya hanya dibuat2 oleh anak sulungnya mama buat mengacaukan mental saya. Haha...
tidak apa, karena mendengar pengakuan kebohongannya justru membuat sy menjadi lega...
Semoga selanjutnya, tidak ada hambatan yang mengganggu jalan untuk meraih apa yang sy impikan... Aamiin...

Jumat, Agustus 26, 2016

2 Busur Panah

Belum jg punah kegalauan sy akibat Insiden 'lamaran' yg datang tiba-tiba, yg membuat sy hampir down. Tak cukup seminggu dari selesainya perkara itu, hari ini datang lagi perkara yang sama dg org yang berbeda. Rasanya mental sy mulai tertekan. Stres tak bisa dihempas. Pikiran pun kehilangan keseimbangan untuk fokus berjuang meraih impian.

Pertanda apakah ini, dalam waktu 1 Minggu, 2 Lamaran menargetkanku. Bagai 2 busur panah yg hendak menusuk ke jantungku.

Berilah aku petunjukmu TUHAN...
Jika memang langkah yang sy ambil skrg baik buatku, maka biarkanlah aku MELAWAN  TAKDIR ini....

Kamis, Mei 05, 2016

Keramaian Hati

Sering kali, perasaan jenuh melanda ketika berada di tempat ini. Tempat dimana sebagian kebutuhan hidup akan terpenuhi dengan bekerja di sini.

Jenis pekerjaannya sama sekali  bukan menjadi penyebab jenuh itu muncul. Akan tetapi disebabkan oleh sifat dan tabiat dari (satu-dua) orang yang memiliki pengaruh besar di sini.

Jenuh, jenuh. Ingin saja memecahkan gelas dihadapan orang itu agar dia tahu keramaian yang berlangsung dalam hati ini.
Tapi itu, tak dilakukan.

Untung saja ada beberapa orang yang menjadi kawan dan alasan untuk bertahan.

Biarlah waktu yang memproses jalan terbaik yang akan ditempuh.
Sehingga suatu saat, akan tiba masa dimana berhenti menjadi solusi terbaik....

AKU, dengan segala keramaian di hati.