Jumat, Agustus 31, 2012

Sorry, I Can't be Perfect...

Kemarin, mungkin (bukan mungkin lagi) aku telah membuat satu kesalahan lagi dalam hidupku.
Kesalahan yang berhasil membuat perasaanku semalaman dihantui rasa ketidak puasan.
Kesalahan itu sangat fatal!
that's not the best from me, why i don't give the best doing from myself.

Haruskah aku menyesal?
mm,, sepertinya aku tak memiliki jawaban 'iya' tuk pertanyaan ini.
Tapi, aku hanya memiliki jawaban terima kasih for my mistake.
dengannya aku sadar bahwa aku masih perlu belajar lebih lagi,
dengannya aku sadar akan kekuranganku.
I Can't be perfect.

Dan adalah sebuah peringatan, bahwa aku harus lebih berusaha lagi dan tak lupa tuk selalu mengiringinya dengan do'a...

Satu hal yang terpenting dan tak boleh terlupakan dari semua ini.
DON'T DROP IN THE SAME HOLE!!!


Kamis, Agustus 30, 2012

I (V.S) Myself
"I was succeed to be the worst performance of all"…

I  V.S  Myself

What happen with me? I don’t give the best performance to my opportunity in the examination today, Especially to micro teaching test. I think micro teaching is more important than Interview or Toefl Test. These are exams before be a teacher to my university annual program who called PIBA (PI Bahasa Asing)...

It’s very very make me shy. And I think I was succeed to be the worst performance of all. And the such that’s bring me impossible to be a teacher of English language for this semester.
so thanks to my fatal mistake…!! I wanna kill you!!!

Why? What’s wrong?
Do I have not a prepare before?
it’s not!!!
So why? Is it because I have not spirit today or because I didn’t sleep all night and haven’t  eaten all day?
No, Isn't!!  I couldn’t make it as an excuse...

It’s because I lost with myself!
My self is the biggest enemy in my life.
I could not control myself,
I have not been able to kill nervous in myself.
Which instantly makes me blank!
Yes This is a old disease that’s difficult for i beat...

So, there should be no complaints. Especially no regrets.
if lucky, that’s my sustenance.
but if it not my sustenance, however good my performance I'll never get it!
Never mind... :)
I was born to NEVER GIVE UP…!


Makassar, Agust 15 '12

-At My room while hearing iradio-    

Selasa, Juni 26, 2012

JAVA song... ^___^

Hari ini, satu lagi moment penting yang tak sempat ku hadiri...
kegiatan itu adalah sebuah pertemuan akbar untuk para ekonom rabbani...
hmm... haruskah aku berkata bahwa aku menyesal..??
sepertinya aku tak akan berkata demikian, karena memang inilah jalanku dan ini telah menjadi keputusanku jauh hari sebelumnya... pilihan telah ditetapkan dan pastinya akan ada resiko yang harus ditanggung akibat pilihan tersebut...

Hari ini, aku senang.. :)
banyak hal baru yang ku temukan di berbagi sumber pengetahuan di dunia sana,, haha... (dunia apaan?)
mm.. banyak banget org2 hebat yg t'deteksi oleh ONET ku...
Satu hal yg terpenting...
Yuhuiiii,, tanpa sengaja ku temukan dia si "master designer template"..
Akhirnya kini aku bisa ngutak-atik dan mendesigne tampilan sendiri sebebasnya... :D

Hari ini, aku ngakak dalam hati...
ketika tertangkap oleh indra pendengaranku "sesuatu" yang tak asing lagi di telingaku,,
dan sesuatu itu mebuatku terkenang perjalanan menggunakan jasa bus yang mengantarkan aku dan rekan-rekanku menyusuri jalan dg rute surabaya-jogja...
aku mengalihkan perhatianku dari ONET ke sumber suara,, aku penasaran kok tumben suara yang berkategori lagu yg keluar dari tv itu adalah JAVA song... haha...
aku benar2 serasa kembali duduk dalam bus rute srby-jogja dg lagu jawa yg menghibur sepanjang perjalanan....
haha.. kulirik tulisan yg tertera di bagian pojok kanan tv itu...
terbaca olehku "JAVA tv"...
Ooo... hahaahaahahahah... :D :D :D

sekilas aku mengingat rekan2 seperjuanganku kala itu,,
Syarifuddin, tawaku tak dpt di cegah jika mengingatnya... saat mendengar lagu jawa itu pun aku teringat dy...
(yg paling banyak 
keluhan dan ocehan sana-sini... ya ampun kamel,, **** telingaku dengar lg ini dritdi..)
Jabal Rahmah, Kapten perjalanan kami kala itu, punya peranan yg cukup penting dlm kegiatan kami saat itu...
Nurul Amalia, yg membuatku tak seorang diri cewek dalam rombongan kala itu...
Fauzy Akbar, dan Imaduddin.... kehadiran mereka juga banyak peranannya kala itu yg tak dpt disebutkan secara detail...

mm.. i think just that to this day..
i will "exit"...
i wanna brush my face n go to sleep...
thankz for reading this diary...

Pangkajene-Sidrap,  June 26 '12
Rumah Tante,,

Kamelia

Selasa, Juni 19, 2012

Harus Pulang . . .


Hari ini akan menjadi hari yang cukup melelahkan buatku,
Aku akan pulang..
dan untuk sampai ke tujuan,, diperlukan waktu selama 5 jam untuk sabar duduk menunggu...

Pulangku, sepenuhnya bukanlah atas dasar keinginanku semata...
Begitu banyak yang akan ku korbankan,,
huff, aku akan memberitahukannya..
- Pertama, hal yang paling sulit tuk ku tinggalkan yakni aku belum mengurus Kartu Rencana Studi untuk semester berikutnya... Karena memang pengurusannya belum di buka, dan aku pertama kalinya akan mengurusnya di lain kota, untungnya sistemnya menggunakan sistem on-line jadi aku bisa mengaturnya dimana saja aku berada (asalkan ada jaringan internetnya), yang menyulitkannya adalah pemberian TTD atas  nama ketua jurusan.. aish, tak mungkinlah dipalsukan! mm, urusan itu belakangan saja gimana2nya entar..
- berikutnya, aku mau tak mau harus rela meninggalkan kegiatan penting organisasiku, khusunya diriku..
yakni Kegiatan SET (Syariah Economy Training), merupakan lanjutan tingkat 2 untuk pengkaderan tiap-tiap KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) di bawah naungan FoSSEI (Forum Silaturrahmi Studi Ekonomi Islam)... Hal ini bisa ku atasi dengan mengikutinya tahun depan atau tidak sama sekali.
- selanjutnya, hal yang juga cukup mericuhi pikiranku adalah kegiatan DISKUSI FILM "Cinta Suci Zahrana" bersama (hmm,, tarik nafas panjang) Habbiburrahman el-Shirazy, penulis yang satu buah karyanya ada bersamaku (satu buah, lebih satu buah deh kayaknya...lupa!),, bukan hanya kang abik ja yg datang, M. Kholidi Asadil Alam (Azzam), Miller, dan Meyda Sefira (Husna) juga bakalan datang...
aduhhh,, aku ingin belajar ilmu mereka...
Hmm,, tapi syp sih mereka, masa aku harus memilih mereka dibanding dengan mereka yang lain yang menunggu kedatanganku...
-Hal selanjutnya yakni kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam, pengurusan baju PDH FORKEIS, hmm... berat jg sih... maka untuk itu kemaren aku sudah berusaha keras menyelesaikan segala hal-hal yang terkait administrasinya...
Maafku, untuk Pak Direktur (jika kau sempat membaca ini),,
dan bagi smw pihak yg terkait maafkan aku... aku berhenti dulu untuk sementara...

Ya, semua ini bukan hanya keinginanku semata...
Ada keluarga besarku yang menunggu kedatanganku di sebuah moment langka terjadi, dan aku tak ingin kehilangan kesempatan berharga itu...
Penting bagiku untuk segera hadir disana karena aku dititipi barang2 yang harus ku bawa pada hari H nya...
Hmm... aku rasa tak perlulah panjang lebar penjelasannya...
intinya aku akan pergi...

Hmm,, akan merindukanmuuuu.........

Tuesday, Juni 19 2012
Hujan mengiringi catatan ini...

My Room,,,

KAMELIA^^

--Indonesia Stock Exchange--

Hari itupun telah berlalu...
Hari yang telah disepakati oleh Dosen Ekonomi Pembangunan ( Nurlaila Syarfiah ) bersama teman-teman kulliahku untuk berkunjung ke Pasar Modal...


Awalnya, aku sangat bersemangat, tak sabar menunggu hari yang telah disepakati itu...
Pasar Modal, aku cukup penasaran dengannya... bermula dari ketika aku duduk di bangku sekolah tingkat atas dulu... sewaktu itu guruku menjelaskan tentang pasar modal dan menampilkan sebuah tayangan video tentang pasar modal... hal yang membuatku menjadi penasaran setelahnya....

Kini hari ini (ups, tepatnya kemarin, 18 juni) aku sangat menyempatkan waktu berkunjung ke Indonesia Stock Change atau yang disingkat dengan IDX yang berlokasi di Jl. Pettarani Kota Makassar...

Percepatan Cerita,,
Alhamdulillah Pengetahuan Kami bertambah lagi hari ini...
Semoga Apa yang Kami dapatkan akan Bermanfaat... (^__^)

Udeh dulu ye,, aku mau ke dunia lain....
Smg hari esok akan lebih baik dari hari kemarin...
Wassalam...
Dah.... -__- z z Z Z

Makassar, Dini hari...
at My room....00.25

                                                                                                                                 Kamelia

Senin, Juni 18, 2012

Bersamanya . . .

Ia memang sederhana, sangat sederhana...
Bahkan jika dibandingkan dg yg lain (secara kasat mata),, ia tak ada apa2nya...
tak banyak kelebihan yg nampak darinya...
Namun, ia mempunyai ikatan yg kuat dg ku, sangat kuat...
Alasan mngpa, aku tak akan pernah mungkin meninggalkannya...
Alasan mngapa aku blm bs mengatakan "Ya" untuk cinta yg lain,, sblm aku bisa MENGUBAHnya... akulah HARAPANnya...

Ia memang sederhana, sangat sederhana...
tak banyak kelebihan yg nampak darinya...
namun, aku takkan m'bandingkannya dg yg lain...
karena sejauh ini aku BAHAGIA b'samanya,, sangat BAHAGIA... (^____^)

Dlm sebuah moment, Ia m'inginkan kehadiranku..
Tak sanggup menolak! krn aku sdh bgtu lama tak melihatnya, tak ingin rsx khilangan kesempatan b'harga ini...
Alasan mngpa, aku HARUS PERGI dan mengorbankan hal lain yg jg PENTING bagiku...

Ia memang sederhana, sangat sederhana...
dan ia adalah "KELUARGA" ku...


(^_____^)

Minggu, November 13, 2011

"It's a Long Journey"

   Jujur saja sebenarnya saya tidak tahu mau nulis apaan. Saya memang tak pandai dalam merangkai kata-kata. Banyak hal yang berkecimpung di dalam otakku, namun tak dapat terungkap dalam  susunan huruf yang akan menciptakan sebuah kata yang sarat akan makna. Kata yang akan menjadi penyusun sebuah kalimat. Kata yang akan menciptakan kalimat ajaib yang dapat mempengaruhi jiwa seseorang.
  It's a long journey. Ini adalah sebuah perjalanan panjang seorang hamba dalam menjalani dan memahami makna kehidupan.Kawan, Menapaki jalan hidup kadang seperti menggoreskan kuas pada sebuah bahan lukisan. Mulus tidaknya goresan sangat bergantung pada jiwa sang pelukis. Jangan biarkan jiwa kering dan gersang. Karena lukisan hanya akan berbentuk benang kusut.
  Bayangkan saat diri tertimpa musibah. Ada reaksi yang bergulir dalam tubuh. Tiba-tiba, batin diselimuti khawatir akibat rasa takut, tidak aman, cemas dan ledakan perasaan yang berlebihan. Tubuh menjadi tidak seimbang. Muncullah berbagai reaksi biokimia tubuh: kadar adrenalin dalam darah meningkat, penggunaan energi tubuh mencapai titik tertinggi; gula, kolesterol, dan asam-asam lemak ikut tersalur dalam aliran darah. Tekanan darah pun meningkat. Denyutnya mengalami percepatan. Saat glukosa tersalurkan ke otak, kadar kolesterol naik. Setelah itu, otak pun meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh. Dan, kekebalan tubuh pun melemah.Kenapa hal tak enak itu bisa mulus bergulir pada diri manusia. Mungkin itu bisa dibilang normal, sebagai respon spontan dari kecenderungan kuat ingin merasakan hidup tanpa gangguan. Tanpa halangan. Tak boleh ada angin yang bertiup kencang. Tak boleh ada duri yang menusuk tubuh. Bahkan kalau bisa, tak boleh ada sakit dan kematian buat selamanya.
  Ada beberapa hal kenapa kecenderungan itu mengungkung manusia. Pertama, salah paham soal makna hidup. Kalau hati tak lagi mampu melihat secara jernih arti hidup, orang akan punya penafsiran sendiri. Misalnya, hidup adalah upaya mencapai kepuasan. Lahir dan batin. Padahal kepuasan tidak akan cocok dengan ketidaknyamanan, gangguan, dan kesulitan.
  Hal itulah yang bisa menghalangi seorang mukmin untuk berjihad. Allah swt. berfirman, “Hai orang-orang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: ‘Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah,’ kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.” (At-Taubah: 38)
  Kedua, kurang paham kalau keimanan selalu disegarkan dengan cobaan. Inilah yang sulit terpahami. Secara teori mungkin orang akan tahu dan mungkin hafal. Tapi ketika cobaan sebagai sebuah kenyataan, reaksi akan lain. Iman menjadi cuma sekadar tempelan.
  Firman Allah swt., “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al-Ankabut: 2-3)
  Saad bin Abi Waqqash pernah bertanya pada Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, siapa yang paling berat ujian dan cobaannya?” Beliau saw. menjawab, “Para nabi kemudian yang menyerupai mereka dan yang menyerupai mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya lemah dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa.” (Al-Bukhari)
  Kalau ada anggapan, dengan keimanan hidup bisa mulus tanpa mengalami kesusahan dan bencana. Itu salah besar. Justru, semakin tinggi nilai keimanan seseorang, akan semakin berat cobaan yang Allah berikan. Persis seperti emas yang diolah pengrajin hiasan. Kian tinggi nilai hiasan, kian keras emas dibakar, ditempa, dan dibentuk.
  Memang, hakikat hidup jauh dari yang diinginkan umumnya manusia. Hidup adalah sisi lain dari sebuah pendakian gunung yang tinggi, terjal, dan dikelilingi jurang. Selalu saja, hidup akan menawarkan pilihan-pilihan sulit. Di depan mata ada hujan dan badai, sementara di belakang terhampar jurang yang dalam.
  Maha Benar Allah dalam firman-Nya. “Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan. Maka tidakkah sebaiknya ia menempuh jalan yang mendaki lagi sukar?” (Al-Balad: 10-11)

  Kesiapan diri tentang jalan hidup yang tak mulus itu mesti ada. Harus terus segar dalam jiwa seorang hamba Allah. Perhatikanlah senyum-senyum para generasi terbaik yang pernah dilukis umat ini. Di antara mereka ada Bilal bin Rabah. Ada Amar bin Yasir.
Masih banyak mereka yang terus tersenyum dalam menapaki pilihan hidup yang teramat sulit. Tanpa sedikit pun ada cemas, gelisah, dan penyesalan. Mereka telah melukis hiasan termahal dalam hidup dengan tinta darah dan air mata.